02 September 2026

Bau Bdan Anak. Image by freepik

Bau Badan Anak Mulai Muncul? Kenali Penyebab dan Cara Menjaga Kebersihannya

Anak aktif identik dengan bermain, bergerak, berlari, dan melakukan berbagai kegiatan sepanjang hari. Aktivitas tersebut tentu merupakan bagian dari keseharian anak, tetapi semakin aktif bergerak, tubuh juga dapat lebih banyak mengeluarkan keringat.

Kondisi ini terkadang ditandai dengan aroma khas setelah anak bermain. Muncullah istilah “bau matahari” dan “bau acem” untuk menggambarkan kondisi ini. “Bau matahari” menggambarkan aroma tubuh atau rambut anak setelah bermain dan berkeringat di luar ruangan, sementara “bau acem” merujuk pada aroma asam yang dapat terasa setelah anak berkeringat berulang kali. 

Menariknya, aroma tersebut tidak hanya muncul ketika anak bermain di bawah sinar matahari. Anak juga dapat berkeringat ketika berlari di rumah, bermain di indoor playground, mengikuti kegiatan sekolah, berolahraga, maupun bermain bersama teman. 

Secara ilmiah, keringat merupakan mekanisme alami tubuh untuk membantu mengatur suhu. Mayo Clinic menjelaskan bahwa tubuh mengeluarkan keringat ketika suhu tubuh meningkat, saat berolahraga, maupun dalam kondisi tertentu seperti stres. Aroma tubuh dapat muncul ketika cairan dari kelenjar keringat tertentu berinteraksi dengan bakteri di permukaan kulit. 

Karena itu, bau badan anak tidak selalu berarti anak kurang menjaga kebersihan. Aktivitas fisik, suhu lingkungan, produksi keringat, perubahan hormonal, serta interaksi keringat dengan mikroorganisme kulit dapat berperan terhadap aroma tubuh.

Beraktivitas baik di dalam maupun luar ruangan sangat penting bagi perkembangan anak. World Health Organization (WHO) menyarankan anak usia 5–17 tahun melakukan setidaknya 60 menit aktivitas fisik setiap hari. Aktivitas fisik terbukti membantu meningkatkan kesehatan jantung, kekuatan otot dan tulang, kualitas tidur, serta mendukung kesehatan mental dan emosional anak.

Karena itulah, orang tua perlu mengajarkan kebiasaan personal care kepada anak. Rutinitas sederhana seperti mandi setelah berkeringat, membersihkan rambut dan tubuh, mengganti pakaian, serta menggunakan produk perawatan yang sesuai dapat membantu anak merasa lebih bersih dan nyaman setelah beraktivitas.

Apa Itu Bau Badan pada Anak?

Bau badan atau body odor merupakan aroma yang muncul dari tubuh dan dapat menjadi lebih kuat ketika keringat berinteraksi dengan bakteri yang terdapat secara alami di kulit.

Keringat dari kelenjar ekrin yang membantu mendinginkan tubuh pada dasarnya tidak berbau. Namun, kelenjar apokrin yang terdapat antara lain di area ketiak dan selangkangan menghasilkan cairan yang kemudian dapat menimbulkan aroma ketika bercampur dengan bakteri di kulit. 

Pada anak yang aktif, keringat dapat lebih banyak keluar karena aktivitas fisik atau kondisi lingkungan yang panas. Ketika keringat berada cukup lama pada kulit atau pakaian, aroma tubuh dapat menjadi lebih mudah tercium.

Baca juga: Bau Matahari dan Bau Acem' pada Anak Aktif Jadi Perhatian Orang Tua dalam Memilih Personal Care

 

Apa Saja Penyebab Bau Badan Anak?

Ada beberapa faktor yang dapat membuat aroma tubuh anak menjadi lebih mudah tercium.

1. Aktivitas Fisik yang Tinggi

Anak yang aktif bermain dan bergerak dapat menghasilkan lebih banyak keringat. Berlari, bersepeda, bermain bola, olahraga di sekolah, atau bermain bersama teman dapat meningkatkan suhu tubuh sehingga tubuh mengeluarkan keringat untuk membantu mendinginkannya. 

2. Cuaca Panas dan Lingkungan yang Gerah

Ketika tubuh berada dalam kondisi panas, kelenjar keringat bekerja untuk membantu menurunkan suhu tubuh. Kondisi panas dan kelembapan tinggi dapat membuat anak merasa lebih mudah berkeringat. 

3. Keringat dan Bakteri di Permukaan Kulit

Keringat tidak selalu memiliki aroma kuat. Aroma tubuh dapat muncul ketika keringat dari kelenjar tertentu berinteraksi dengan bakteri pada permukaan kulit. 

Karena itu, membersihkan tubuh secara rutin dapat membantu menghilangkan keringat, kotoran, dan mikroorganisme dari permukaan kulit.

4. Pakaian yang Lembap karena Keringat

Setelah bermain atau berolahraga, pakaian anak mungkin menjadi basah atau lembap karena keringat. Jika pakaian tersebut tetap digunakan dalam waktu lama, anak dapat merasa kurang nyaman dan aroma tubuh juga dapat semakin mudah tercium.

Membiasakan anak mengganti pakaian setelah aktivitas berat dapat menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang mudah diterapkan.

5. Perubahan Hormonal

Ketika memasuki masa pubertas, aktivitas kelenjar tertentu dapat berubah sehingga aroma tubuh menjadi lebih nyata.  American Academy of Dermatology Association (AAD) menjelaskan bahwa body odor dapat berkaitan dengan perubahan yang terjadi selama pubertas. 

Namun, setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda. Jika orang tua melihat bau badan muncul sangat dini dan disertai tanda-tanda pubertas lainnya, konsultasi dengan dokter dapat membantu memastikan kondisi tersebut sesuai dengan perkembangan anak.

Baca juga: Mengapa Aroma Masa Kecil Begitu Mudah Diingat? Studi Ungkap Perannya dalam Membentuk Memori Positif Anak

 

Bau Badan Anak, Apakah Normal?

Pada banyak kasus, munculnya aroma tubuh setelah anak aktif bermain atau berkeringat merupakan bagian dari proses tubuh yang normal. AAD menyarankan anak untuk mandi ketika mereka berkeringat atau mengalami bau badan. 

Untuk anak yang sudah memasuki masa pubertas, mandi setiap hari dan mandi setelah olahraga atau aktivitas yang membuat banyak berkeringat dapat menjadi bagian dari rutinitas kebersihan. 

Aktivitas anak yang semakin beragam membuat kebutuhan personal care mereka juga ikut bertambah. Sekarang, anak-anak enggak cuma butuh perawatan sehabis main di luar, tetapi juga setelah sibuk berkegiatan di dalam rumah, sekolah, atau acara lainnya. Hal ini sudah menjadi bagian dari keseharian anak aktif. 

Mengapa Personal Care Anak Penting?

Bagi anak aktif, personal care bukan hanya tentang membersihkan tubuh. Rutinitas tersebut juga dapat membantu anak belajar mengenali kebutuhan tubuhnya sendiri setelah melakukan berbagai aktivitas.

Kebutuhan personal care anak tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga rasa segar, nyaman, dan wangi setelah beraktivitas. Riset Cimigo menyebutkan bahwa anak usia 3–12 tahun rata-rata menggunakan 2–4 produk personal care dalam rutinitas bulanan. 

Artinya, produk personal care sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak anak. Namun, orang tua tetap perlu memilih produk sesuai usia dan kebutuhan anak serta menggunakannya sesuai petunjuk pada kemasan.

Cara Menjaga Kebersihan Tubuh Anak agar Tetap Segar

1. Biasakan Mandi Setelah Banyak Berkeringat

Mandi membantu membersihkan keringat dan kotoran dari permukaan kulit. Setelah anak selesai berolahraga, bermain dalam waktu lama, atau berkeringat cukup banyak, biasakan membersihkan tubuh sebelum kembali melakukan aktivitas lain.

2. Ajarkan Anak Membersihkan Tubuh dengan Benar

Anak mungkin belum memahami bahwa beberapa bagian tubuh perlu mendapatkan perhatian lebih ketika mandi. Ajarkan anak untuk membersihkan ketiak, leher, belakang telinga, kaki, lipatan tubuh, rambut dan kulit kepala. 

Orang tua dapat mendampingi anak sesuai usia hingga mereka secara bertahap mampu melakukan rutinitas tersebut secara mandiri.

3. Ganti Pakaian Setelah Berkeringat

Pakaian yang bersih dan kering dapat membantu anak merasa lebih nyaman. Setelah olahraga atau bermain dalam waktu lama, biasakan anak mengganti pakaian yang sudah basah oleh keringat.

4. Perhatikan Kebersihan Rambut

Aroma setelah bermain terkadang tidak hanya berasal dari tubuh, tetapi juga rambut yang terkena keringat dan debu. Karena itu, membersihkan rambut sesuai kebutuhan juga menjadi bagian dari rutinitas personal care anak.

5. Pilih Produk yang Sesuai untuk Anak

Tidak semua produk perawatan tubuh orang dewasa sesuai untuk anak. Pilih produk yang ditujukan untuk anak dan perhatikan petunjuk penggunaan, terutama terkait usia dan cara pemakaian. Jika kulit anak mudah mengalami iritasi, orang tua juga perlu memperhatikan respons kulit setelah menggunakan produk baru.

Baca juga: Banyak Orang Tua Keluhkan Anak 'Bau Matahari' Saat Liburan Sekolah, Studi Ungkap Manfaat di Baliknya

 

Rekomendasi Personal Care Anak: B&B Hair and Body Wash & Spray Cologne

Untuk melengkapi rutinitas personal care anak aktif, B&B Hair and Body Wash & Spray Cologne dari Kino Indonesia dapat menjadi salah satu pilihan.

Produk ini dapat ditempatkan sebagai bagian dari rutinitas kebersihan dan kesegaran anak, terutama setelah melakukan aktivitas yang membuat tubuh berkeringat.

B&B Hair and Body Wash

B&B Hair and Body Wash dapat digunakan sebagai bagian dari rutinitas membersihkan rambut dan tubuh anak.

Konsep hair and body wash juga membuat rutinitas mandi menjadi lebih praktis karena satu produk digunakan untuk kebutuhan membersihkan rambut dan tubuh.

B&B Spray Cologne

Setelah anak selesai mandi dan mengenakan pakaian bersih, B&B Spray Cologne dapat menjadi pelengkap rutinitas untuk memberikan pengalaman wangi setelah beraktivitas.

Namun, penting dipahami bahwa cologne bukan pengganti mandi dan bukan produk untuk mengatasi penyebab medis bau badan.

Penggunaan produk pewangi sebaiknya dilakukan sesuai petunjuk pada kemasan dan tidak diaplikasikan pada area tubuh yang sensitif atau kulit yang sedang mengalami iritasi.

Karena personal care digunakan berulang dalam keseharian, orang tua perlu mempertimbangkan kombinasi kebutuhan anak, fungsi produk, kenyamanan penggunaan, ukuran, serta harga. B&B menekankan konsep value for money, mempertimbangkan apakah manfaat yang diperoleh sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. 

B&B Hair and Body Wash & Spray Cologne dari Kino dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi rutinitas personal care anak. Anda bisa mendapatkan B&B Hair and Body Wash & Spray Cologne di super market dan mini market terdekat atau official store Kino di Shopee dan Tokopedia.

test

Customer Care

Senin - Jumat
Jam 08.00 - 17.00 WIB

Bebas Pulsa

0800-100-5466

Pulsa Bayar

021-8082-1166

© 2024 PT Kino Indonesia, Tbk. All Rights Reserved

|

Terms & Condition

Privacy Policy