27 March 2025
Table of Content
Hindari Makanan Ini agar Vagina Kamu Terhindar dari Risiko Infeksi
6 Makanan yang Wajib Dihindari karena Penyebab Vagina Gatal dan Rentan Infeksi
1. Alkohol
2. Gula
3. Makanan Tinggi Lemak Buruk
4. Pemanis Buatan
5. Makanan Olahan
6. Daging Panggang
Bentuk Pola Makan Baik dan Pakai Resik-V Godokan Sirih agar Vagina Sehat
Penyebab vagina gatal menjadi penanda bahwa kondisi vagina kita sedang tidak baik-baik saja. Salah satu faktor pemicu kondisi vagina tidak sehat adalah makanan dan minuman yang dikonsumsi. Kok bisa, sih? Bisa-bisa saja kalau makanan yang dikonsumsi tidak sehat.
Beberapa makanan dan minuman harus diwaspadai dan tidak boleh dikonsumsi berlebihan atau terlalu sering. Karena makanan tersebut dapat mengganggu kesehatan vagina dan menyebabkan kondisi serius. Lantas, apa saja makanan yang buruk untuk vagina kamu? Simak di bawah ini!
Jangan kamu kira makanan yang kamu konsumsi tidak berpengaruh dengan kesehatan vagina. Justru, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari agar vagina tetap sehat dan terhindar dari infeksi.
Inilah daftar makanan dan minuman yang wajib dihindari supaya vagina kamu tidak infeksi, yaitu:
Pertama, mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang sering akan berpengaruh buruk bagi kesehatan tubuh dan vagina.
Minum alkohol dapat menyebabkan penyakit kronis seperti kanker hati. Pengaruh konsumsi alkohol pada vagina adalah meningkatkan rasa nyeri dan kram saat kamu menstruasi.
Kandungan alkohol dapat mengurangi kemampuan daya tubuh untuk menangkal infeksi yang muncul pada tubuh. Maka dari itu, mengonsumsi alkohol sangat dianjurkan untuk dihindari, terutama bagi para perempuan.
Kamu harus tahu ya, girls, kalau gula di sini berarti makanan yang mengandung banyak gula seperti cokelat, kue, biskuit, makanan manis olahan dan sejenisnya.
Selain tidak bagus untuk tubuh, mengonsumsi makanan dengan kadar gula berlebih juga tidak bagus untuk vagina.
Karena mengonsumsi makanan tinggi gula dapat mengacak-acak keseimbangan bakteri baik yang berkembang biak di area vagina. Jika bakteri pada vagina tidak seimbang, maka vagina akan rentan alami rasa nyeri, infeksi jamur, dan iritasi.
Makanan fast food yang tinggi lemak buruk dan berminyak sebaiknya kamu hindari ya, girls. Tujuannya agar kesehatan vagina tetap terjaga, lho.
Karena makanan tinggi lemak dan berminyak seperti gorengan, kentang goreng dan sejenisnya meningkatkan risiko vaginosis bakterial.
Gejala kondisi vaginosis bakterial bukan hanya jadi penyebab vagina gatal. Tetapi juga menjadi penyebab infeksi bakteri dan nantinya bisa membuat vagina kamu berbau tidak sedap dan ada rasa tidak nyaman. Kamu tentu tidak mau punya kondisi seperti ini, kan?
Baca juga: Jaga Vagina Tetap Sehat: 6 Manfaat Pembersih Kewanitaan Manjakani
Sekarang banyak sekali makanan dan minuman pemanis buatan, yang memang enak buat dikonsumsi.
Tapi, kamu pasti tahu kalau mengonsumsi pemanis buatan secara berlebihan dan dalam jangka waktu lama dapat berefek samping pada kesehatan tubuh, termasuk vagina.
Kalau kamu tidak bisa menghindari makan dan minum yang mengandung pemanis buatan, maka risikonya adalah kebocoran usus. Selain itu, efek buruk pada vagina adalah disfungsi seksual atau rendahnya libido dan tentunya rentan terhadap infeksi.
Makanan yang sebaiknya dihindari agar vagina kamu tidak gampang infeksi adalah makanan olahan. Contohnya seperti sosis, makanan berkaleng, keju, nugget, dan sejenisnya.
Berlebihan dalam mengonsumsi makanan olahan dapat menurunkan kemampuan imun tubuh dalam menangkal segala jenis penyakit, sehingga tubuh dan organ intim dapat lebih rentan terhadap serangan bakteri maupun virus.
Ini bisa jadi penyebab vagina gatal dan infeksi vaginosis yang harus kamu waspadai. Jadi, pastikan pola hidup dan makan kamu seimbang serta sehat. Menjaga organ intim sama pentingnya dengan menjaga kesehatan seluruh tubuh kamu.
Hati-hati ketika makan steak atau daging panggan terlalu banyak, karena dapat memicu organ intim menjadi rentan infeksi. Kandungan lemak jenuh yang tinggi pada daging panggang dapat meningkatkan peradangan.
Jika peradangan meningkat, maka sistem kekebalan tubuh menurun. Kondisi ini tidak ideal untuk keseimbangan bakteri pada vagina dan dapat mengancam kesehatan vagina secara keseluruhan.
Vagina yang sudah rentan infeksi dapat menimbulkan masalah yang nanti berpengaruh pada organ lain, seperti serviks dan rahim. Kamu sebaiknya cegah kondisi ini sebelum terlambat karena sistem reproduksi merupakan sistem paling vital pada tubuh kita.
Sudah jelas, ya, kalau ada beberapa makanan yang dikonsumsi secara berlebihan justru dapat menimbulkan masalah pada organ intim. Lebih baik, kamu cari aman alias konsumsi makanan dan minuman yang memang memiliki manfaat baik bagi tubuh dan vagina.
Cara lain yang bisa kamu terapkan jadi kebiasaan adalah membersihkan vagina dengan produk pembersih alami. Salah satu produk yang bisa kamu andalkan adalah Resik-V Godokan Sirih.
Produk ini adalah produk antiseptik alami pertama dan satu-satunya di Indonesia yang komposisinya dari asli rebusan daun sirih.
Masalah organ intim seperti bau tidak sedap, keputihan berlebih dan rasa gatal dapat diatasi dengan efektif.
Cocok digunakan untuk remaja hingga mahasiswa dan kamu bisa membeli produk ini dalam kemasan 100 ml di Alfamart maupun online marketplace seperti Tokopedia dan Shopee.
Adapun produk Resik-V lainnya yang cocok untuk kamu yang sudah berpasangan, yaitu Resik-V Khasiat Manjakani Whitening.
Produk ini terbuat dari bahan alami manjakani dari Persia dan ekstrak bengkuang yang dapat mencerahkan, mengencangkan dan menghilangkan bau tidak sedap pada vagina. Kamu bisa mengandalkan produk ini jika ada masalah vagina kendur dan kusam.
Jadi, jangan sampai salah memilih produk pembersih organ intim, ya! Pilih Resik-V Godokan Sirih dan produk Resik-V lainnya sesuai kebutuhan kamu. Penyebab vagina gatal hilang, vagina #LebihDariBersih. Klik di sini untuk lihat produknya!
Baca juga:
Efektif, Ini Tips Gunakan Pembersih Kewanitaan yang Baik!
Kenapa Vagina Sering Gatal saat Cuaca Panas? Cari Tahu di Sini!
Waspada! Kenali 6 Penyakit Kulit Penyebab Vagina Gatal
Senin - Jumat
Jam 08.00 - 17.00 WIB
Bebas Pulsa
0800-100-5466
Pulsa Bayar
021-8082-1166
0811-1311-0900